Alternatif pengganti nyanyian untuk anak-anak


Biasanya anak-anak TK diajari opo tho?  Intermezzo dikit yah… suatu kali pas aku blogwalking, aku nemu cerita, bahwa ada seorang mahasiswa indonesia yang tinggal di jepang, anaknya yang baru usia TK sudah bisa hapal 30-an lagu-lagu anak-anak jepang (berbahasa jepang pastinya). Ckckckc…. keren? Tentunya, apresiasi kita bisa jadi berbeda. Tapi kalau menilik kemampuan anak itu, subhanallah… kenapa ga disuruh ngapal al quran aja, mungkin dalam waktu singkat dia bisa hapal juzz amma, atau bahkan beberapa juz al quran.  Ada juga yang sampai menjadikan les piano seperti menu wajib anaknya.

Itu yang di negeri seberang lho bu… Lha yang di dalam negeri juga tak kalah hebohnya. Contoh kecil saja, di depan rumahku kebetulan ada PAUD. Tiap hari nyanyiii terus. Wes jan, tiap hari “hiburan” gratis. Mau masuk kelas nyanyi, mau belajar nyanyi, mau makan nyanyi, mau cuci tangan nyanyi, senam nyanyi, mau pulang nyanyi, mau nyuruh muridnya ini atau itu pake nyanyi, mau apa-apa dinyanyiin coba. Guru-gurunya kreatif banget kan? No comment deh….

Tapi jangan heran ya bu-ibu, kadang *sering juga bisa* anak-anak lebih mudah menghapal lagu daripada ayat-ayat al quran. Kenapa coba? Ada yang tahu?

Nah, daripada kita ajari anak-anak kita dengan hal begituan (yang dilarang syariat), alangkah bagusnya kalau kita ajarin hapalan-hapalan ringan yang enak didengar, tapi jelas-jelas bermanfaat (yang suka nyanyi protes nih, “nyanyi juga bermanfaat loh!”). Kita bisa ajarin anak-anak kita hapalan-hapalan asyik dan seru seperti 3 landasan agama, rukun iman, rukun islam, kalimat-kalimat thayyibah, nama-nama nabi, nama-nama malaikat, nama-nama kitab, nasab Nabi Muhammad, nama-nama lain Rasulullah, nama-nama khulafaur rasyidin, nama-nama sahabat, nama-nama shahabiyah, nama-nama istri nabi, nama-ama putra-putri nabi, nama-nama ulama, asmaul husna, kosa kata bahasa arab, muhadatsah ringan, doa-doa harian, surat-surat pendek, nama-nama surga, nama-nama bilangan dalam bahasa arab, nama-nama bulan hijriyah, mu’jizat-mu’jizat nabi, nama-nama surat dalam al quran, bahkan khutbatul hajjah juga perlu itu… InsyaAllah kalau mau hapalin itu ga ada waktu deh buat nyanyi-nyanyi, menghapal not-not musik, mencet-mencet tut piano, memetik gitar (mending metik stoberi, OK). Dan itu lebih bermanfaat untuk dunia dan akhirat anak-anak kita insyaAllah, mendatangkan pahala untuk ibu dan bapaknya. Amin….

Mau tahu hukum nyanyian dan musik? Diantara penjelasan yang sangat mantap bisa dilihat di situs kesukaan saya ini:

http://abul-jauzaa.blogspot.com/2008/05/hukum-musik-dan-nyanyian-1.html

http://abul-jauzaa.blogspot.com/2008/05/hukum-musik-dan-nyanyian-2.html

http://abul-jauzaa.blogspot.com/2008/05/hukum-musik-dan-nyanyian-3.html

http://abul-jauzaa.blogspot.com/2011/01/haramnya-musik-dan-ijmaa.html

7 thoughts on “Alternatif pengganti nyanyian untuk anak-anak

  1. Lha….lsg ngebut ngisi blognya….betul2 mba…
    Anak tetangga umur 3th msk playgroup,diajarin nyanyi2 tepuk tabgan…kalo je masjid jadi senandung2…nganggur konsentrasi yg sholat…lha mending mulai ditalqin…nanti “senandungnya” ayat2

  2. @ummu ahmad: blognya bgs um, baarokallohu fiik
    nyanyian memang mudah dihafal anak ya, karena itu sebaiknya sebelum anak dengar nyanyian dari luar/lingkungan (kalau dr kita insyaAlloh kan tidak ya), sedini mungkin anak diperdengarkan dan diajarkan menghafal ayat-ayat al Qur’an, sehingga lebih akrab dengan Al Qur’an dan asing/tidak suka dengan nyanyian.
    @mb cizkah: berarti ziyad ga jadi sekolah di KB&TK T****A Al Qurar’an ya mb? secara disana kan masih ada tepuk tangan dan nyanyi, walau ga setiap waktu seperti di PAUD depan rumah ummu ahmad sie, yang pernah ana liat: pagi2 senam (kdg jln2,liat kambing,ayam), gurunya baca surat2 pendek dan doa2 (sayang doa mau tidurnya tidak shohih, dan ini ‘membingungkan’ anas krn beda dengan yg dia hafal sebelimnya), tiap jum’at pagi belajar sholat (gurunya yang baca keras2), asmaul husna,dll. walau beberapa waktu lalu anas jadi kadang tepuk2 sm nyanyi, tp sekarang alhamdulillah tidak lagi, semoga tidak membekas, yg selama ini kami ajarkan dan dihafal anas adalah ayat2 Al Qur’an dan doa2 bukan nyanyian, semoga anak2 kita menjadi penghafal Al qur’an, mampu mengamalkan dan mengajarkannya, aamiin.

  3. @ ummu anas
    wah umm, dah dikenalin dg bacaan al quran aja suka susah diajak ngapal apalagi ga dikenalin ya umm?
    anak saya sendiri dulu waktu kecil (halah sekarang jg msh kecil) kalo tiba2 denger musik badannya otomatis goyang, begitu rada gede kalo ditanya kenapa goyang2 gitu? “senam” katanya….ckckck…. meskipun sebenarnya dia tahu, “mi, ga boleh nyanyi lho, ga boleh dengerin musik”.
    sampe sekarang saya masih penasaran kenapa hampir semua anak2 suka nyanyian n musik (apa pengaruh syaithon-nya begitu kuat menggoda anak2 ya?).

  4. Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.umm…mau nanya nih…
    1.Bagaimana hukum menghafalkan seperti rukun iman,rukun islam,kosakata arab,tapi pake tepuk,nyanyian biar anak mudah hafal,seperti di TPA2 itu?misal tepuk wudhu…
    Solusinya gimana sebagai guru TPA?
    2.Disekitar saya banyak ibu2 yg bingung karena ketika di tpa diajarkan doa mau makan dan sesudah makannya berbeda dg yg mereka hafal disekolah.klo di tpa cukup bismillah.klo di sekolah allahuma barik lana…bagaimana menjelaskan ke ortu yg masih awam ini,biar tidak jadi masalah besar,dan mereka bisa memahami.dan bagaimana solusi bagi anak2 sendiri ketika disekolah ketika disuruh baca doa itu…jazakillahu khoir

  5. Saya biasanya menggunakan metode nyanyian untuk menghafalkan doa kepada anak2. Dan memang dengan metode nyanyian anak2 jadi cepat nangkap (cepat hafalnya).
    1. Kira2 metodenya bagaimana untuk menggantikan metode nyanyian dan anak2 jg cepat nangkapnya?
    2. Untuk menghafal ayat2 saya memenggal kata demi kata dalam ayat agar tidak terlalu panjang. kira2 metodenya bagaimana lagi ya agar anak2 dapat lebih muda menghafalkan ayat2?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s