Tentang rumahkusekolahku

Rumah adalah sekolah pertama bagi anak, keluarga adalah masyarakat pertama bagi anak. Ibu adalah guru pertama bagi anak.

طلب العلم في زمن الا نشغالات

Pada kesempatan yang berbeda di masjid yang sama, syaikh Abu Hafsh kembali menyampaikan muhadharah tentang “bekerja dan menuntut ilmu” (pen). Tulisan ini adalah muhadharah pertama yang sempat penulis ‘abadikan’ melalui tulisan sederhana, semoga bermanfaat bagi penulis dan pembaca.

Sebagaimana judul… syaikh mencoba memberikan beberapa nasihat berharga tentang bagaimana menggabungkan 2 hal berikut ini, yaitu hal-hal yang menyibukkan kita pada dunia dan menuntut ilmu. Dua hal yang oleh kebanyakan orang dianggap sangat bertentangan, bak timur dan barat. Dua hal yang banyak terjadi pada zaman ini. Masa yang sedang kita semua lalui, bahkan kita jalani. Lanjut membaca

Catatan ta’lim: Bagaimana penuntut ilmu bergaul dengan kitab

Kajian ini merupakan lanjutan dari ta’lim setahun yang lalu yang catatannya bisa dibaca disini. Pada tahun ini, syaikh hafizhahullah kembali mengunjungi Bandung selama beberapa hari (Selasa-Jumat, 8-11 Rajab 1433 H, 29 Mei-1 Juni 2012). Khusus di Ma’had An Najiyah, kajian rencananya akan dilaksanakan setiap hari ba’da subuh dan ba’da asar (Agenda lainnya kurang tau). Catatan ini merupakan catatan kajian ba’da subuh tentang manhaj dalam menuntut ilmu, khususnya terkait dengan bagaimana seorang penuntut ilmu bergaul dengan kitab.

Lanjut membaca

Kata ahmad…

kata ahmad: “mi, kalo sholat jumat bapak-bapaknya kok banyak banget, tapi kalo sholat biasa kok cuma dikit?” (hayo loh… ketahuan nih bapak-bapak pada ga sholat jama’ah, sholat di masjid kalo pas jum’atan ajah!)

**

kata ahmad: “mi, kok pak thohir ga jadi imam lagi, cuma sekali, kan suaranya bagus” (hehe, kayaknya ahmad ngefans nih sama pak thohir, bisa ge-er nih pah thohir..)

**

kata ahmad: “mi, kenapa abi kok ga pernah jadi imam di masjid?” (hayo loh….ga level kali mad!)

**

kata ahmad: “mi, harunnya tante ika kok boleh jumatan ahmad ga boleh?!” (bukannya ga boleh, ahmad masih kecil…ga ada abi lagi…takut nanti malah ganggu bapak-bapak yang jum’atan, nanti gede mah harus! )

Facebook

Suatu hari teman bercerita, “umm, anak-anak SD sekarang dah pada fesbukan ya umm? Aku ditanya sama anak-anak, ‘bu, punya fb ga bu?’. Aku jawab, ‘ga’. Eh mereka malah bilang, ‘aku buatin yah’. Geleng-geleng aku”

Ada juga cerita, seorang akhwat menikah dengan seorang ikhwan, bermula dari kenal lewat facebook. Ngakunya salafy, ngaji sama ustadz itu dan ini. Eeh, ternyata hizbi dah beristri. Mau gimana lagi, bubur ga bisa jadi nasi…

Ada juga seorang akhwat cerita, “ummu ahmad, hati-hati loh ada ikhwan yang suka pake fb istrinya, ngakunya akhwat padahal ikhwan. Lagi cari-cari istri kedua. Lanjut membaca

Salamah, nama perempuan atau laki-laki?

Alhamdulillah, aku sekarang masuk kelas baru,

durusul lughah jilid satu,

belajar bersama ibu-ibu,

menyenangkan tentu,

tapi kadang juga lucu,

serasa jadi anak SD kelas satu,

tapi percayalah, seru!!

  Lanjut membaca

Renungan di Pagi Hari

Pagi-pagi benar datang seorang tamu tak diundang. Cas..cis..cus.. ngobrol sana ngobrol sini. Setelah keperluannya terpenuhi, dia menutup pembicaraan dengan sebuah cerita yang sama sekali tak ada hubungannya dengan tema dia pagi itu. “oh iya mba, waktu kapan itu aku ke supermarket, sebuat saja XXX, pas mau maghrib kami turun mau ambil mobil di parkiran, kami lihat seorang ustadz sama istri dan anak-anaknya malah baru datang mau belanja. Itu kan jelas-jelas mau adzan. Padahal ustadz itu kalau ceramah gitu lho mba. Kenapa ga nunggu adzan dulu, sholat dulu, baru belanja.” Lanjut membaca

ahmad ngeblog deui…

ahmad sekarang punya temen sholat. namanya rangga sama harun. ahmad di kasih baju ko-ko sama abah aan. di suruh abah balap lagi dan di suruh rajin sholat. di suruh ngajak temen-temen sholat di masjid. di suruh balapan sepeda ke masjid. biar dapet banyak pahala. ahmad dah bilang terima kasih ke abah. citacitaku nanti gede mau jadi penghapal alquran.