Susah Menghapal Huruf


Susahnya Menghapal Huruf

Sejak baru lahir, ahmad memang suka dibacakan atau minimal diperlihatkan buku. Majalah bergambar pertama yang ahmad punya adalah “The Young Scientist”, berhubung abinya seorang peneliti… (afwan bi, gak ada hubungannya ya?) Lupa dulu dapet dari mana ya? Dulu, awal2 di bandung susah sekali cari buku2 anak yang tidak bergambar makhluk bernyawa.

Pelajaran huruf yang pertama adalah huruf hijaiyah, baru kemudian dikenalkan ke huruf alfabet. Ada 2 buku kecil dengan kertas tebal, berisi huruf2 dengan contoh kata dan gambar yang sesuai dengan huruf yang bersangkutan. Ahmad sudah hapal gambar apa saja yang ada dalam buku kecilnya jauh sebelum umur 1,5 th, tapi sampai sekarang (2,5 th) masih belum bisa menghapal huruf2nya, baik huruf hijaiyah maupun alfabet. Hanya beberapa huruf saja yang dihapal. Tapi kalau ummi minta ahmad menunjukkan “huruf yang ummi sebutkan” ahmad bisa menunjukkannya. Bahkan ahmad jago memasang puzzle huruf.

Berbagai cara sudah kami lakukan agar ahmad bisa cepat menghapal semua huruf hijaiyah dan alfabet, dari memberikannya puzzle kayu, puzzle gabus, game2 edukasi tentang huruf dari internet, kartu huruf, sampai umminya yang menggambar huruf dengan berbagai macam bentuk yang menurut ummi cukup menarik  (ahmad paling suka gambar buatan umminya), dan permainan2 huruf yang ummi buat sendiri. Bahkan sampai playdough pun ummi cetak dan bentuk huruf2. Tetap saja ahmad susah menghapalnya…

Beberapa huruf saja yang dihapalnya, itupun tidak urut. Seperti A, B, C, S, M, N, V, O, Z, X, W, U, K, L, P, T. Sedangkan huruf hijaiyah, yang dihapal seperti alif, ba, ta, tsa, jim, dal, sin, shod, kaf, lam, mim, nun, wau, hamzah, ya… ini pun juga sering lupa. Hanya saja “visual” ahmad cukup bagus. Meskipun tidak bisa menyebutkan huruf2, tapi bisa menunjukkan huruf2 yang ditanyakan. Bahkan sekali melihat ummi atau abinya “ngeklik” sesuatu di komputer, setelah komputer kami tinggalkan ahmad bisa “menjelajahinya”, hanya dengan bantuan melihat “simbol kecil2” dan mungkin kalau di komputer cukup beragam dan banyak yang mirip.

Ummi sering berpikir, apa susah sih menghapal huruf? Lha wong doa yang lebih panjang dari huruf saja bisa menghapal….. Kata abi, kadang orangtua terlalu over estimate dan kadang juga under estimate terhadap kemampuan anak, materi, cara belajar, dan daya tangkap anak. Yang dianggap gampang, ternyata buat anak susah, dan yang terlihat susah, ternyata anak cepat sekali menangkapnya…

Jangan sedih ummi… Mungkin belum waktunya ahmad bisa. Husnudzon aja, ummi percaya suatu saat ahmad akan menguasainya, insyaAlloh…..

2 thoughts on “Susah Menghapal Huruf

  1. Ukh, sekedar sharing aja. Abbas baru saya ajarkan membaca ketika ia berumur 4,5. Itupun tdk dr alphabet lgsg ke suku kata (jd abbas belum mengenal huruf, tp sdh bisa baca :p). Alhamdulillah sekarang sdh bisa membaca dan menulis. Jika anak sdh siap, ia akan cepat belajar tanpa perlu kita stress mengajarkannya.

  2. hehe… maksud saya siapa tahu umur 3 tahun bisa baca. baca2 suku kata juga suka diajarin, judul buku misalnya. moga cepet nyusul abbas, bisa baca cerita sendiri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s