Kurikulum Aqidah 3-5 th (update)


Kurikulum  AQIDAH
Sasaran usia:  3-5 th

A. Mengenal 3 Landasan Aqidah

1. Mengenal Tuhan (Alloh)
– Mengetahui siapa Tuhannya?
– Mengetahui Alloh dimana?
– Mengenal ‘Arsy
– Mengetahui ciptaan-ciptaan Alloh
– Mengetahui Alloh yang mengatur segala urusan
– Mengenal hakikat penciptaan manusia
2. Mengenal Agama Islam
– Mengetahui apa agamanya?
– Mengetahui Islam agama yang paling benar
– Mengenal rukun islam
3. Mengenal Nabi Muhammad
– Mengetahui siapa Nabinya?
– Mengetahui nasab Nabinya
– Mengetahui apa yang diajarkan Nabinya

B. Mengenal Rukun Iman

1. Iman Kepada Alloh
– Mengetahui bahwa Alloh itu ada, dan segala sesuatu itu ada karena Alloh yang menciptakannya
– Mengenal tentang tauhid Rububiyah, Uluhiyah, dan Asma wa Sifat
2. Iman Kepada Malaikat Alloh
– Mengetahui bahwa Malaikat itu ada
– Mengetahui bahwa malaikat adalah makhluk ghoib dan hamba Alloh yang selalu patuh
– Mengenal beberapa malaikat Alloh
– Mengenal beberapa tugas Malaikat Alloh
3. Iman Kepada Kitab Alloh
– Mengetahui bahwa Alloh menurunkan Kitab-kitabNya pada para Nabi
– Mengenal inti ajaran Kitab-kitab yang Alloh turunkan
– Mengetahui apa Kitabnya?
– Mengenal beberapa Kitab2 selain Al Qur’an
4. Iman Kepada Rosul-rosul Alloh
– Mengetahui bahwa Alloh mengutus beberapa Rosul kepada manusia
– Mengenal inti yang diajarkan setiap Rosul kepada manusia
– Mengenal nama-nama Nabi/Rosul
5. Iman Kepada Hari Kiamat
– Mengetahui bahwa suatu hari dunia akan berakhir (kiamat)
– Mengetahui setelah Hari Akhir amalan manusia akan dihitung
– Mengetahui bahwa setelah hari akhir akan ada Surga dan Neraka
– Mengetahui beberapa hal tentang surga dan neraka
6. Iman Kepada Takdir
– Mengetahui bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah Alloh yang mengatur dan yang menghendaki
– Segala sesuatu yang baik maupun yang buruk Alloh yang memutuskan dan menentukan

C. Mengucapkan Kalimat Thoyyibah

1. Kalimat syahadatain
2. Tahlil
3. Basmalah
4. Ta’awudz
5. Tasbih
6. Tahmid
7. Takbir
8. Istirja’
9. Istighfar

MATERI

A. Mengenal 3 Landasan Aqidah

1. Mengenal Tuhan
Tuhanku adalah Alloh
Alloh berada di atas langit, tinggi, di atas ‘Arsy.
‘Arsy adalah makhluk Alloh yang paling besar.
‘Arsy juga makhluk Alloh yang letaknya paling tinggi.
‘Arsy berada di atas langit yang ke tujuh.
Alloh berfirman yang artinya: “Ar Rohman (Dzat Yang Maha Penyayang) beristiwa’ (berada tinggi) di atas ‘Arsy”.
(Surat Thoha:5)
Alloh tidak memiliki anak (tidak melahirkan), dan tidak juga dilahirkan.
Alloh yang menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
Alloh yang mengatur segala urusan makhlukNya.
Alloh yang menciptakan alam semesta beserta isinya.
Alloh yang menciptakan bumi, langit, bulan, bintang, dan matahari.
Alloh yang menciptakan gunung, lautan, dan padang pasir.
Alloh yang menciptakan awan, hujan, dan petir.
Alloh yang menciptakan pohon-pohonan, dan juga buah-buahan.
Alloh yang menciptakan panas dan dingin, siang dan malam.
Alloh yang menciptakan binatang, juga manusia,
yang menciptakan aku, ummi, dan abi…
Alloh mengatur segala urusan makhlukNya, tidak ada yang terlewat dari pengawasanNya.
Alloh juga yang menciptakan jin dan manusia agar menyembah kepadaNya, tidak menyekutukan dengan selainNya.
Alloh berfirman yang artinya: “Segala puji bagi Alloh Robb (tuhan) semesta alam”.
(Surat Al Fatihah: 2)

2. Mengenal Agama Islam
Agamaku adalah Islam.
Islam adalah mengesakan Alloh dalam seluruh ibadah, taat pada Alloh, dan tidak berbuat syirik.
Islam adalah satu-satunya agama yang paling benar.
Selain Islam tidak ada agama yang diterima Alloh.
Hanya Islamlah yang diridhoi Alloh.
Islam adalah agama yang diridhoi Alloh untuk semua manusia.
Alloh berfirman yang artinya:“Dan Aku ridho Islam sebagai agama kalian.”
(Surat Al Maidah:3)

Di dalam islam terdapat rukun-rukun agama (rukun islam), ada 5 yaitu:
1. Syahadatain.
2. Mendirikan sholat.
3. Mengeluarkan/ memberikan zakat, yanitu sejumlah harta tertentu yang disodaqohkan oleh seorang muslim kepada fakir miskin sebagai tanda syukur kepada Alloh.
4. Berpuasa, yaitu menahan diri tidak makan dan tidak minum sepanjang siang sejak fajar sampai maghrib pada bulan romadhon.
5. Haji, yaitu pergi ke Baitulloh (Ka’bah) Masjidil Harom di Makkah Saudi Arabia, dengan melaksanakan ibadah-ibadah tertentu.

3. Mengenal Nabi Muhammad
Nabiku adalah Muhammad.
Nasab beliau adalah Muhammad bin ‘Abdillah bin ‘Abdil Muththolib Al Hasyimi Al Quraisy.
Nabi Muhammad sholallohu ‘alaihi wasallam adalah nabi terakhir yang diutus Alloh, tidak ada lagi nabi setelah beliau.
Alloh mengutus Nabi Muhammad kepada seluruh umat manusia untuk mengajarkan islam.
Beliau memerintahkan kepada kita agar melakukan segala bentuk kebaikan dan melarang segala bentuk kejelekan.
Nabi Muhammad diutus Alloh kepada seluruh manusia sampai akhir zaman.
Kita wajib beriman kepadanya.
Kita juga wajib mentaatinya, dan melaksanakan syariatnya.
Jika kita mentaatinya, maka kita akan masuk surga.
Dan jika kita mendurhakainya, kita akan masuk neraka.
Alloh berfirman yang artinya: “Apa yang diperintahkan Rosul kepadamu maka kerjakanlah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah.”
(Surat Al Hasyr:7)

B. Mengenal Rukun Iman

Rukun iman ada 6, yaitu:
1. Iman kepada Alloh

– Beriman kepada wujud Alloh, bahwa Alloh itu ada. Seluruh makhluk hidup yang ada di alam semesta ini tidak begitu saja ada dengan sendirinya, pasti ada yang menciptakannya, yaitu Alloh
– Beriman kepada Rububiyah Alloh, Alloh sebagai pencipta, pemilik, pengatur segala sesuatu
– Beriman kepada Uluhiyah Alloh, hanya Alloh sajalah yang berhak diibadahi
– Beriman kepada Asma’ dan Sifat Alloh yang mulia, Alloh memiliki nama-nama dan sifat-sifat yang sempurna dan baik, antara lain:
> Al Kholiq (Maha Pencipta)
> As Sami’ (Maha Mendengar)
> Al ‘Alim (Maha Mengetahui)
> Ar Roziq (Maha Pemberi Rizki)
> Al Ghoniy (Maha Kaya)
> Ar Rohman (Maha Pemurah)
> Ar Rohim (Maha Penyayang)
> Al ‘Aziz (Maha Perkasa)
> Al Hakim (Maha Bijaksana)

2. Iman kepada Malaikat Alloh
– Kita harus beriman bahwa Malaikat itu ada dan benar adanya.
– Malaikat diciptakan dari cahaya, mereka diciptakan khusus untuk beribadah kepada Alloh dan mentaati perintahNya.
– Malaikat adalah makhluk yang ghoib (tidak terlihat), dan jumlahnya banyak.
– Mengenal nama-nama malaikat dan tugasnya, antara lain:
> Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu
> Malaikat Isrofil, bertugas meniup sangkakala pada hari kiamat dan kebangkitan
> Malaikat Mikail, bertugas menurunkan hujan dan menumbuhkan tanaman
> Malaikat Malik, bertugas sebagai penjaga neraka
> Malaikat Munkar Nakir, adalah penyanya dalam kubur
> Malaikat Maut, sebagai pencabut nyawa
> Malaikat pencatat segala amal manusia

3. Iman kepada kitab-kitab Alloh
– Kita harus beriman bahwa Alloh telah menurunkan kitab-kitabNya kepada Rosul-rosulNya.
– Setiap Rosul mengajarkan kebenaran, dan membersihkan umat dari kesyirikan dengan kitab-kitab yang Alloh turunkan.
– Kitab terakhir yang Alloh turunkan adalah Al Qur’an, yang diberikan kepada Nabi kita Muhammad, dan itulah kitab yang kita pakai sampai akhir zaman.
– Kitab-kitab yang disebutkan namanya oleh Alloh antara lain:
> Shuhuf Ibrohim dan Musa
> Taurot, diturunkan kepada Nabi Musa
> Zabur, diturunkan kepada Nabi Dawud
> Injil, diturunkan kepada Nabi Isa
> Al Qur’an, diturunkan kepada Nabi Muhammad

4. Iman kepada Rosul-rosul Alloh
– Kita harus beriman bahwa Alloh mengutus Rosul2 kepada manusia.
– Kita beriman kepada Rosul dengan membenarkan bahwa Alloh mengutus seorang rosul pada setiap umat untuk mengajak beribadah hanya kepada Alloh dan tidak menyembah selainNya
– Rosul jumlahnya banyak, Rosul yang pertama adalah Nabi Nuh, dan yang terakhir adalah Nabi Muhammad
– Diantara nama nabi-nabi Alloh adalah: Nabi Adam, Nabi Nuh, Nabi Hud, Nabi Sholih, Nabi Ibrohim, Nabi Ismail, Nabi Luth, Nabi Ya’kub, Nabi Yusuf, Nabi Ayyub, Nabi Syu’aib, Nabi Yunus, Nabi Musa, Nabi Khidzir, Nabi Dawud, Nabi Sulaiman, Nabi Isa, Nabi Muhammad, dll

5.Iman kepada hari kiamat
– Hari kiamat adalah hari dimana manusia serta alam serta isinya dihancurkan oleh Alloh, makhluk hidup dimatikan, kemudian manusia dibangkitkan kembali untuk kehidupan yang abadi
– Setelah manusia mati dan dibangkitkan oleh Alloh, amal manusia akan ditimbang dan dihitung.
– Bagi yang berat timbangan amal baiknya, dia akan masuk surga, sedangkan yang berat timbangan amal kejelekannya maka dia akan masuk neraka .
– Surga dan neraka telah ada sekarang, dan tidak akan hilang selama-lamanya.
– Surga adalah tempat bagi orang-orang yang dicintai Alloh, yang banyak beramal sholih, sebagai tempat kebahagiaan.
– Sedangkan neraka adalah tempat bagi orang-orang yang dimurkai Alloh, yang banyak beramal kejelekan, yang merupakan tempat siksaan yang sangat pedih

6.Iman kepada takdir baik dan buruk
– Beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk adalah membenarkan dengan sesungguhnya bahwa segala sesuatu yang terjadi baik maupun buruk adalah Alloh yang memutuskan dan menentukan
– Segala sesuatu yang terjadi pada makhluk Alloh adalah karena Alloh yang mengaturnya. Jika Alloh menghendaki kita sakit, maka kita akan sakit dengan seizin Alloh. Jika Alloh menghendaki kita sehat, makan kita juga akan diberi sehat oleh Alloh
– Begitu juga kita menjadi anak yang baik, pintar, sholih, mendapat rizki yang cukup, karena Alloh berkehendak, tentu saja juga dengan usaha kita. Kalau kita tidak berusaha Alloh tidak akan memudahkan urusan kita
– Apapun yang Alloh berikan kepada kita, berupa kebaikan dan kejelekan atau kekurangan, kita harus menerima dengan baik. Kita tidak boleh menggerutu, tetapi bersyukur kepadaNya.
– Semua yang Alloh berikan pada kita adalah yang terbaik untuk kita. Kalau kita bersyukur, Alloh akan menambah nikmatNya, dan mengampuni kita.
– Kita manusia pasti pernah berbuat salah, oleh karena itu wajar Alloh menguji kita dan memberi musibah, itu karena Alloh sayang kepada kita. Kalau kita bersabar, Alloh menambah keimanan kita juga semakin mencintai kita.

C. Mengajarkan Kalimat Thoyyibah

Kalimat syahadatain:
أشهد أن لا إله إلا الله و أشهد أن محمدا رسول الله
Tahlil:
لا إله إلا الله
Basmallah:
بسم الله الر حمن الر حيم
Ta’awudz:
أعو ذب الله من الشيطا ن الرجيم
Tasbih:
سبحا ن الله
Tahmid:
الحمد لله
Takbir:
الله أكبر
Istirja’:
إنا لله و إن إليه را جعون
Istighfar:
أستغفر الله العظيم

Catatan:
Pada prakteknya, pengenalan dan pembelajaran materi aqidah ini fleksibel (termasuk pengembangan dan contoh2 yang kita sampaikan) disesuaikan dengan kemampuan anak, baik kemampuan menerima, menyerap, maupun memahaminya, ada tipe anak yang cepat menangkap dan memahami materi dan ada pula yang lambat. Kadang satu materi anak terlalu cepat menyerap, kita tinggal mengakselerasikan. Sedang untuk materi yang lambat ditangkap/dipahami, kita tinggal menurunkan irama “pembelajaran”.

Sebagian besar materi ini sudah saya berikan kepada ahmad secara garis besar sejak sebelum usia 3 th, hanya saja memberikannya tematik, tentu dimulai dengan bahasa paling simpel dan konsep yang sederhana, kebanyakan melalui cerita, juga dengan mengajaknya melihat langsung dan merasakan ciptaanNya. Karena pada dasarnya ahmad sangat suka bercerita maupun dikasih cerita, membuat ahmad tidak terlalu sulit menerima, dan tidak gampang bosan mendengar cerita, bahkan saya tidak yakin apakah materi ini tepat atau malah kurang untuk dia pelajari selama 2 th mendatang (sekarang dia 3 th).

Bahkan untuk anak seusianya, buat saya dia sudah terlalu banyak menanyakan tentang surga dan neraka yang sering “tidak bisa saya jawab” (sampai akhirnya saya suruh dia sendiri tanya ke ustadz, dan ternyata sebelum usianya 3 th dulu, dia berani bertanya ke ustadz tapi ternyata ustadz tidak menjawab sesuai keinginannya, mungkin pertanyaannya aneh kali…). Dia sering bertanya apakah nanti dia ketemu ummi sama abi di surga, ketemu dede asma’ (adiknya yg telah meninggal waktu lahir > mungkin dia takut dan sedih akan berpisah dengan ummi dan abinya :)), apakah surga itu jauh, apakah di surga ada benda kesukaannya, apakah di surga dia tidur di kasur, apakah di surga dia bisa minum susu dan makan srowbery kesukaannya? Dll. Juga menanyakan apakah malaikat itu baik, kenapa dia tidak melihat malaikat masuk ke rumahnya, tentang bagaimana malaikat mencatat amalnya, apakah catatannya bisa dia pegang. Menanyakan tentang syaithon, apakah ada syaithon yang baik, kenapa ada syaithon laki2 dan perempuan, kenapa syaithon suka di kamar mandi, dll. Menanyakan kenapa dia sakit, kenapa Alloh kasih dia sakit, apakah Alloh sayang sama dia? Apa kalau nanti mati dia juga dikubur? Apa nanti dia akan pulang ke Alloh seperti dede asma’ (dan dia sama sekali tidak menampakkan raut sedih, tp justru senang akan bertemu adek bayinya, saya jadi penasaran apa yang ada dalam bayangannya tentang kematian). Ketika saya bilang, nanti amalan baik ahmad akan ditimbang dengan “al mizan”, dia jawab “ga usah aja”, dia tidak mau amalannya ditimbang. Dia juga menanyakan apakah kalau Alloh ada di tengah jalan nanti bisa keinjak motor abinya yang lewat? (Heeeh….🙂. Dan banyak pertanyaan2 lain yang terasa sangat “aneh” bagi umminya tapi sangat ingin dia ketahui.

Terakhir, materi ini mestinya masih sangat simpel, seiring bertambah usia anak dan berkembangnya pemahaman anak, setiap orangtualah yang bertugas mendeskripsikan dan mengembangkan dengan materi lain seputar pertanyaan aqidah yang lebih meningkat kepada anak-anaknya, sesuai ilmu dan kemampuan yang dimilikinya. Ini hanya sebuah usaha membuat point2 sederhana yang bisa jadi penjabarannya jauh lebih luas. Bahkan kalaulah kita mengkaji lebih detil, rasa-rasanya waktu ini terlalu sempit untuk mempelajari tentang seluk-beluk tauhid dan cabang-cabangnya.

Referensi:

  • Buku Panduan untuk Orang Tua, TKIP Al Madinah, 2008
  • Himpunan Pengetahuan Islam, Ummu Usamah ‘Aliyyah, Penerbit Cinta Sunnah
  • Buku Pelajaran Aqidah, Abu Umar Ibrahim-Ummu ‘Umar Nabila, Hikmah Anak Sholeh
  • Indahnya Kehidupan Surga, Abu Ishaq Musa, Darul Ilmi
  • Penjelasan 3 Landasan Utama, Syaikh Muhammad bin Sholeh al Utsaimin

4 thoughts on “Kurikulum Aqidah 3-5 th (update)

  1. Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh

    Ummu Ahmad, perkenalkan ini ummu aisyah. Ana termasuk peminat sekolah rumah nih. Tapi belum menjalankannya. Masih dlam bimbang dan ragu. Mohon bimbingan dan dukungannya ya…

    Umm,ada nasihat ga kurikulum buat anak umur 1,5 dan 2,5 th? Pengen segera start nih. Tapi masih ngumpul2in bahan. Pengennya persiapannya yang mantabs. Tolong ya umm… Jazaakillah khoiron katsiro.

    Wassalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh

  2. wa’alaikumsalam. hehe…. wah umm, saya jg baru belajar nih, sambil jalan lah, klo nunggu bnr2 siap n mantap bisa2 ga mulai2. jadi pede aja, yg penting usaha.
    saya jg lg nyusun kurikulum, tp br 1 yg selesai n diposting, yg lain blm komplit, masih dalam proses penyusunan. kurikulum lebih saya sesuaikan dengan kemampuan anak n saya sendiri. cita2 sih selangit, tp apa daya, yah semampunya….
    dulu2 sih, saya suka buat catatan kecil di kertas, tp kayaknya perlu saya dokumentasikan utk adiknya ahmad nanti. lama2 catatannya hilang entah kemana je.
    kalo ummu aisyah mau homskul mulai aja dr sekarang, sebisanya… homskul bukan hal yg rumit kok, insyaalloh… sambil jalan, nanti jg muncul ide2 kreatif “mendidik” anak.
    tetep semangat ya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s