Hiperagregasi trombosit


Anakku 4, yang pertama ahmad, yang kedua asma’, yang ketiga humaid, dan yang keempat thoriq. Ahmad yang memberi nama semua adik-adiknya. Tapi sayang, ahmad hanya beberapa menit melihat asma’ karena dia keburu meninggal. Ahmad sayang sama adiknya, sampai-sampai dia tidak rela adiknya dikubur. Dan humaid, ahmad bahkan tak pernah melihatnya karena dia meninggal saat berusia 4,5 bulan dalam perutku (IUFD). Begitu juga thoriq, dia meninggal saat usia 5 atau 6 bulan dalam perutku. Asma’ lahir normal di usia kehamilan 38 minggu, cantik dan mirip ahmad, dia asfiksia dan anemia berat, Hbnya cuma 3,5. Humaid, dia sepertinya kecapekan nungguin kakaknya di rumah sakit waktu ahmad kawasaki. Dan thoriq, hydrops fetalis, anemia berat, badannya bengkak, banyak timbunan cairan di kepalanya, dadanya, perutnya, diseluruh tubuhnya. Sejak divonis hydrops fetalis, dokter memprediksi dia tidak akan bertahan, dan seminggu kemudian dia memang telah tiada.

Berbagai tes aku jalani, tes torch (aku memang pernah terinveksi tokso dan CMV dengan titer rendah), tes enzim G6PD (normal), tes coomb (+++/1000, kata dokter ada penyakit autoimun), tes ANA (non reaktif), tes ACA (normal), tes B2GP1 (normal), dan juga tes tromboelastografi (normal), dan terakhir kemarin tes agregasi trombosit (ternyata aku hiperagregasi).

Sekian tahun misteri kehilangan anakku masih gelap. Hidup mati memang Allah yang menentukan. Aku hanya ingin tahu adakah sebab-sebab yang bisa diketahui, agar aku bisa mengantisipasi, bukan agar aku bisa melawan takdir. Aku tahu kematian itu adalah hal yang akan tetap “gelap” di mataku, tidak ada manusia paling hebat sekalipun yang bisa mengetahui kedatangannya, tidak juga para Nabi mengetahui hal itu. Itu “misteri” yang hanya Allah yang tahu.

Setelah aku tahu aku hiperagregasi, aku mengira, inikah penyebab semuanya? Belum tentu juga. Aku sudah mulai minum aspilet setiap hari. Membayangkan disuntik heparin setiap hari selama kehamilan aku sudah cenat-cenut, kalau sekali suntik 100-150 ribu, satu bulan, 9 bulan, belum biaya rutin ke DSOG dan ke hematolog, tes darah tiap bulan atau bahkan tiap beberapa minggu sekali, USG 4 dimensi, juga persiapan kalau-kalau harus caesar, kalau ada apa2 juga harus menyiapkan biaya NICU yang perharinya sekian juta, (biayanya???). Kata dokter, semua heparin mengandung babi, dan belum ada penggantinya. Berhari-hari, aku cari-cari info tentang hiperagregasi dan APS. Sepertinya hiperagregasi adalah “satu keluarga” dengan APS (sindrom darah kental). Beberapa tahun ini aku memang sering pegal-pegal, linu-linu, sakit kepala, tengkuk sakit, rambut rontok, sering kesemutan, sering lebam di kulit, bahkan pasca melahirkan yang keempat, tanganku kesemutan dan linu selama lebih satu bulan (memegang sendok makan pun sakit), aku juga punya riwayat alergi, mungkin juga “tekanan” menambah parah kondisi darahku (who knows?). Dari semua gejala, plus riwayat bayi meninggal 3x berturut-turut, dokter hematolog sangat curiga aku terkena APS, tapi nyatanya…. hasil tes negatif. Dokter juga mengira aku suspect lupus, tapi nyatanya… hasil tes juga negatif. Benar kan, semua memang misteri….

Ahmad ingin punya adik, tapi Allah belum berkehendak memberinya seorang adik pun. Aku pun setiap bulan deg-degan, apakah aku “positif”? Dokter melarangku hamil untuk sementara waktu…. Setiap tahun aku hamil, melahirkan, nifas, dan kehilangan….

Kok aku jadi kayak orang putus asa ya? Bahwa ada Dzat yang Maha Penolong, dan Berkuasa mengubah semua perkiraan manusia….  Benar-benar, misteri ini Allah simpan sampai datang waktunya aku diijinkan mengetahui semuanya, atau bahkan aku tak akan pernah tahu selamanya…..

23 thoughts on “Hiperagregasi trombosit

  1. masya Allah, suburnya ummu Ahmad ini, bisa setiap tahun hamil (walopun 3 org meninggal putra-putrinya..qadarullah). Alhamdulillahi ala kulli hal ya ummu ahmad.. insya Allah segera di ganti dg yg lebih baik lg.

  2. *peluk ummu ahmad*
    smoga Allah memberkahi anti sekluarga dengan kesabaran dan kekuatan, serta menggantinya dengan pengganti yang lebih baik, Insya Allah..

    smangadh ya umm! Allah menguji ini karena Insya Allah anti mampu menghadapinya🙂 wallahul musta’an

  3. Pernah konsultasi ttg golongan darah (baik golongan darah ABO dan rhesus) anti dan suami ke dokter Sp.PK? who knows… Hanya share pengalaman beberapa teman di sini. Yang jelas semua memang kehendak dari Alloh azza wa jalla.

  4. @belinejolie
    hehe, iya saya juga takjub bisa hamil tiap tahun. kok bisa ya? amin, semoga diganti yang lebih baik. syukron banyak yang mendoakan

  5. @ummuyusuf:
    amin….. jazakillah khair atas doanya. ayo khansa main sini, ahmad pengen punya adek perempuan nih

  6. @ummu harits:
    iya udah pernah ke dokter hematolog. pernah juga tanya ttg incompatibilitas ABO n rhesus itu. tapi sepertinya rhesus kami sama,
    gol darah saya A n suami O juga sepertinya “compatible” ya?. eh, ga tau juga kalo ada yang lbh spesisfik lg yg incompatible, hehe…
    masih curiga antipospholipid syndrom jg, soalnya baru tes ACA sekali. tapi berharapnya sih ga ada apa2…
    barangkali ada teman2 yang punya pengalaman serupa kasus saya?

  7. @ ummu fathimah:
    ya, amin…. tetap semangat! sepertinya dirimu masih tetap “diana” seperti yg kukenal 10 th lalu. hihihi….

  8. inkompatibel seringnya isteri yang O, suami yang A/AB, hm.. soalnya kasusnya anti kan cenderung ke hemolytic diasease ya..Kalau di kedokteran emang bagian ilmu yang rumiit dan susaaah sekaliii..hehehe. Coba ntar ana buka2 referensi lagi umm. Seng penting berdo’a dan bersedekah. Jadikan sedekah sebagai pengobatan spt kisah zaman abdulloh bin mubarok. Pernah seseorang bertanya kepada Abdulloh bin Mubarok tentang luka yang muncul di lututnya sejak tujuh tahun yang lalu sedangkan ia telah mengobati dengan segala cara dan juga meminta pengobatan dari dokter tetapi tidak ada hasilnya. Maka Ibnul Mubarok berkata kepadanya : ” Pergilah dan galilah sumur di tempat yang dibutuhkan manusia untuk umum. Aku berharap akan muncul sumber mata air di sana yang dapat menghentikan darah yang mengalir dari lukamu tersebut. ” Maka orang tersebut melakukannya, lalu Alloh subhanahu wa ta’ala menyembuhkannya. (Siyaru a’lam an nubala’ 8/407).
    Semoga bermanfaat ya ….

  9. @ummuharits:
    oya mau nanya, umminya harits ini bu dokter kan? ^^ kalo salah satu ortu tromosit tinggi apa anaknya cenderung tinggi juga trombositnya? sewaktu ahmad kawasaki trombositnya sampai 1 jutaan, minum aspilet beberapa bulan trus berkurang sampai batas normal. terakhir tes darah kurleb 2 bln lalu, trombosit ahmad juga di atas 300 ribu (tapi masih kurang dari 450 ribu sih, lupa tepatnya berapa). apa anak-anak juga bisa hiperagregasi platelet?
    -syukron-

  10. Saya jg pas hamil mengalami aps sama kaya anti… Alhamdulillah cpt terdeteksi jd bisa segera ditindak (suntik lovenox setiap hari)..dan alhamdulillah lagi anak saya sehat lahir dgn caesar… Jgn patah semangat umm!! Allah pasti kasih yg terbaik… Oiya banyak yg senasib dg kita lho..😀

  11. iya mba, emang sepertinya akhir2 ini banyak yang kena APS. pake lovenox mahal ya mba, 250 ribuan per injeksi? atau malah lebih? saya belum pernah mba. wah, wah… selama hamil budjetnya berapa ya? buat ke DSOG, hematolog, suplemen2, buat suntik heparin setiap harinya… buat caesar, subhanallah, kehamilan yg mahal ya mba. kata hematolog saya, ada heparin versi murahnya, per injeksi jatuhnya cuma puluhan ribu, n katanya trialnya bagus tuh. hehe… bener ga ya? doain ya mba, semoga selalu sehat, bisa menjalani kehamilan yang sehat, lahir sehat dan selamat, dan rizki yang cukup… amin. jazakillah khoir supportnya.

  12. ikutan komen ya ukhty….
    alhamdulillah..ukhty sudah dikaruniai mas ahmad yang Insya alloh menjadi anak yg sholeh…Amin.
    saya juga penderita hiperagrerasi ukhty…baru setahun ini ketahuan dokter. saya menikah 6,5 th yg lalu dan belum dikaruniai momongan. karena saya sudah keguguran delapan kali..he..he…tabungan ana banyak ya…
    dokter darah yang saya kunjungi jg bingung dg kondisi saya..berbagai tes yang saya jalani negatif hasilnya. wal akhir…ya, jalani saja. yang penting usaha..Alloh pasti kkasih jalan…semmangaaaaaat…he..he…

  13. Subhanallah…. pengalaman anti seperti kisah seorang kenalan saya di dago, menjalani kehamilan sampai 8 kali. Dengan kehendak dan kuasa Allah akhirnya di hamil yang ke-8 beliau dikaruniai seorang putri yang sehat. Dari melihat beliau saja begitu nampak aura kesabarannya yang membuat saya iri. Ternyata musibah yang saya alami belum seberapa. Iya ukh, mari kita tetap semangat….

  14. ya…benar. cobaan yang Allah berikan itu belum seberapa. semoga ketika Allah timpakan ujian, musibah, cobaan, semoga Allah memberi kami kesabaran, rasa tawakkal, dan kekuatan untuk menghadapinya, diberi pahala atasnya, dan dikurangi dosa-dosa karenanya. semoga Allah memberikan cobaan dan ujian karena rahman dan rahimNya kepada saya. dan semoga musibah itu tidak menimpa pada agama saya. amiin…

  15. Assalamu’alaikum Ummu Ahmad. Salam kenal, nama saya Nurul. Saya belum menikah dan sekitar 1 tahun yang lalu juga didiagnosa hiperagregasi trombosit. Menurut info yang saya dapatkan, penyakit ini bisa disebabkan oleh faktor genetik atau faktor pola hidup. Untuk yang faktor genetik katanya memerlukan waktu pengobatan yang lebih lama. Penyakit ini bisa menyerang seluruh organ. Saya ingin share barangkali ada yang tahu bagaimana cara penyembuhan penyakit ini tanpa harus meminum obat terus-menerus dan agar tidak berdampak buruk di masa yang akan datang?

  16. @ mba nurul
    wa’alaykumumussalam warahmatullah wabarakatuh
    salam kenal jg mba nurul. memang pola hidup itu sering jd penyebab. setelah menikah saya cenderung merasa pola hidup saya membaik, teratur, makan teratur, minum putih banyak, konsumsi sayur buah cukup, istirahat cukup, ‘stress’ atau tekanan berkurang, lebih ‘damai’ istilahnya, dll-nya. mungkin pola hidup saya waktu sekolah-kuliah yang ‘buruk’ akhirnya menjadi terakumulasi sekarang. atau sebab2 lain yang tak diketahui… allahu a’lam. tapi kita sebenarnya bisa berusaha memperbaiki fisik n ‘psikis’ semampu kita untuk mengurangi gejala tsb. sekarang, saya masih minum aspilet setiap hari. ditambah habbah sauda. dokter juga menyarankan selain memperbaiki pola makan, sumber makanan, juga untuk mengkonsumsi, multivitamin yg menunjang zat antioksidan dan pitonutrien yang dibutuhkan tubuh, salmon omega 3, dan tak lupa olah raga (lha ini yang susah konsisten, multivitamin yang direkomendasikan mahal bgt, dan untuk olah raga saya akui memang sangat tidak teratur). mba nurul mungkin ada informasi alternatif obat lainnya?

    syukron atas kunjungan dan informasinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s