Serba Baru


Satu: nama baru

Menyambut bulan ramadhan ini, perkenalkan nama baru ahmad: “Abu Ibrahim”.

Ahmad sendiri yang menentukan namanya. Setelah mendengar cerita bahwa Nabi Muhammad punya nama kun-yah “Abul Qasim”, akhirnya ahmad memutuskan memiliki nama kun-yah “Abu Ibrahim”. Tidak lain juga ternyata ini bekas nama kun-yah abinya, bapaknya ga kesampaian jadi Abu Ibrahim. Ternyata ikhwan sebelah juga namanya Abu Ibrahim. Hehe, nama pasaran ternyata… Tapi itu nama pilihannya, sebagai orang tua harus menghargai idenya. Heran juga, kenapa baru sekarang terinspirasi bikin nama kun-yah buat ahmad ya? Bisa jadi dia berubah pikiran lagi seperti biasanya, tapi untuk sementara ini, katanya kalau suatu saat nanti dia punya anak, mau dikasih nama Ibrahim saja.

Tapi kok jadi aneh ya panggil-panggil “abu ahmad!”… “abu ibrahim!”…  kok jadi abu-abu?! Semoga ga ada yang mengira ada dua bapak-bapak di rumah.

Dua: “R” baru

Sekarang ahmad sudah bisa bilang “R” tanpa cedal! Alhamdulillah… Entah gimana caranya kok dia bisa “menggetarkan” lidahnya sehingga menghasilkan bunyi “R” yang lebih bagus dari bunyi “R” abinya. Padahal kalau diajarin/dilatih dia suka marah-marah (tersinggung). Dan selalu beralasan “kan masih kecil…ga bisa bilang el”. Ternyata dia punya trik dan teknik sendiri. Meski belum sempurna banget, tapi aku sungguh menghargai usahanya, bunyi “R”nya lucu… Sekarang pede banget mengucap kata yang ada huruf “R”nya. Sampai-sampai yang pake “L” diganti “R” juga. Keruar… teror… Wah, ruar biasa!!

 

Iklan

Cerdas Cermat


Aku suka dengan metode bercerita, berkisah, dan semacamnya, dan alhamdulillah anakku juga suka dibacakan cerita, cerita apa saja… apa saja bisa jadi cerita. Cerewet, suka ngobrol, suka orang lain mendengarkan cuap-cuapnya, juga setia mendengarkan cuap-cuap umminya. Mungkin ini faktor paling mendukung kegiatan bercerita dan berkisah selalu berjalan sampai sekarang ini. Dan juga melalui cerita, kisah, aku bisa “memasukkan” apa saja ke alam pikirannya.

Sebenarnya ahmad sudah lumayan bisa baca (bersyukuuur banget, mengingat dulu dia sangat susah diajak latihan baca latin), kadang dia mau baca beberapa paragraf atau satu halaman ensiklopedi, majalah, atau cerita Totto Chan, tapi dia sangat tidak (tepatnya -belum-) telaten membaca. Tetap saja, mendengar cerita lebih menjadi pilihannya (terutama cerita umminya). Baca lebih lanjut

Standar Kompetensi Belajar bagian 3: adab dan akhlak


ADAB DAN AKHLAK

Tujuan:

Anak mampu dan terbiasa berakhlak terpuji, beradab secara islami, meneladani perilaku Nabi dan menghindari perilaku tercela dalam kehidupan sehari-hari

BM: Belum Muncul

C: Cukup

No

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

Penilaian

BM

K

C

B

SB

1

Adab dan akhlak terhadap Allah 1. Beriman hanya kepada Allah, tidak pada selainNya
2. Beriman terhadap rububiyah Allah, bahwa Allah yang menciptakan, mengatur, memberi rizki, dll dari rububiyah Allah
3. Beriman terhadap Uluhiyyah Allah, beribadah ikhlas hanya kepaada Allah
4. Beriman terhadap Nama dan sifat Allah, harus berperilaku baik dimanapun berada karena Allah maha melihat dan mengetahui apa yang kita kerjakan, mendengar apa yang kita ucapkan, membalas apa yang kita lakukan
5. Membiasakan diri selalu berdoa kepada Allah
6. Berusaha melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Allah

2

Adab dan akhlak bersama al qur’an 1. Beriman bahwa al qur’an adalah kitab yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad sebagai pedoman hidup manusia
2. Mau belajar membaca al qur’an dan mengahapalkannya
3. Berusaha membaca alq ur’an dengan baik, benar, dan suara yang indah
4. Selalu merawat mushaf al qur’an dan menempatkannya di tempat yang tinggi dari benda yang lainnya
5. Apabila al qur’an dibaca, maka kita diam dan mendengarkannya

3

Adab dan akhlak terhadap Rasulullah 1. Mengimani bahwa Muhammad adalah rasul Allah, dan hamba Allah yang diutus untuk menjadi teladan/panutan seluruh umat manusia
2. Meyakini bahwa ajaran Rasulullah adalah semua benar
3. Berusaha melaksanakan perintah Rasulullah dan meninggalkan larangannya
4. Berusaha meneladani/mencontoh perilaku kehidupan rasulullah
5. Membiasakan bersholawat atas beliau

4

Adab dan akhlak terhadap orangtua 1. Berkata baik dan sopan terhadap orangtua, dan menyayangi keduanya
2. Melaksanakan perintah dan meninggalkan larangannya
3. Tidak berbohong kepada kedua orangtua
4. Mau meminta maaf ketika bersalah, dan mau maafkan ketika orangtua bersalah kepadanya
5. Membantu kedua orangtua dalam kegiatan sehari-hari sesuai kemampuannya
6. Menghibur orangtua ketika sedih (berempati)
7. Mendoakan kedua orangtua dengan doa yang baik

5

Adab dan akhlak terhadap diri sendiri 1. Selalu menjaga dan menyayangi diri sendiri 1. Selalu berusaha menjaga kesehatan dengan makan makanan sehat secara
2. Selalu berusaha menjaga kebersihan badan dan pakaian
3. Tidak melakukan sesuatu yang membahayakan diri sendiri
2. Menjaga adab dalam setiap perbuatan membiasakan diri untuk selalu berdoa 1. Menjaga adab makan dan doanya
2. Menjaga adab tidur dan doanya
3. Menjaga adab ke kamar mandi dan doanya
4. Menjaga adab berpakaian dan doanya
5. Menjaga adab bersin dan doanya
6. Menjaga adab berbicara
7. Menjaga adab memberi salam
8. Menjaga adab meminta izin
9. Menjaga adab ketika bertamu
10. Menjaga adab ketika menengok teman sakit
11. Menjaga adab ketika keluar masuk rumah
12. Menjaga adab belajar

6

Adab dan akhlak terhadap keluarga 1. Bersikap baik dan sopan terhadap keluarga (kakek, nenek, om, tante, adik, kakak), dan menyayangi mereka
2. Mendoakan mereka dengan kebaikan

7

Akhlak terhadap ustadz/ustadzah 1. Menghormati dan memuliakan mereka
2. Mematuhi mereka
3. Menjaga adab dan sopan-santun terhadap mereka
4. Di sekolah (tempat belajar) menjadikan mereka seperti orangtua kita

8

Adab dan akhlak terhadap teman 1. Bersikap baik dengan mereka (dalam berkata dan berbuat), dan menjaga hubungan baik dengan mereka
2. Mendahulukan mereka dalam pemberian (suka memberi kepada teman)
3. Berlatih mengajari dan menasihati mereka
4. Mau meminta maaf kepada teman ketika bersalah dan mudah memaafkan ketika mereka bersalah
5. Tidak mengikuti perbuatan jelek yang dilakukan mereka, dan memberi contoh mereka dengan perbuatan yang baik
6. Membiasakan diri berbaik sangka pada teman

9

Adab dan akhlak ketika di masjid 1. Mengucap salam dan berdoa ketika masuk masjid
2. Menjaga kebersihan masjid dan tidak mengotorinya
3. Tidak ramai dan bermain-main di dalam masjid
4. Mengetahui bahwa masjid adalah tempat untuk beribadah dan berdzikir

10

Adab dan akhlak terhadap tetangga 1. Menghormati dan memuliakan tetangga
2. Bersikap baik dan sopan terhadap mereka
3. Tidak mengganggu tetangga
4. Berbagi dengan tetangga
5. Membiasakan meminta ijin kepada mereka

11

Adab dan akhlak terhadap tanaman 1. Merawat tanaman dan menyiraminya
2. Tidak merusak dan meotong sembarangan
3. Tidak memetik daun, bunga, atau buahnya jika tidak diperlukan

12

Adab dan akhlak terhadap binatang 1. Menyayangi dan berbuat baik terhadap binatang
2. Memberinya makan dan minum
3. Tidak menyakiti/ membunuh binatang yang dilarang dibunuh

Berkas dapat diunduh disini:

Kontroversi Full HS dan Semi HS


Mau membahas tentang HS dan pernak-perniknya? Rasanya aku tak cukup kompeten deh. Apalagi mau jadi hakim perdebatan antara full HS dan semi HS. Ga usah lah… Bisa2 aku ditimpukin HS-ers seluruh indonesia. Jelas ga mau aku, bisa bonyok! Sudahlah cukup diwakilkan saja pada para blogger yang memang ahlinya bicara di ranah tsb. Sudah terlalu banyak situs yang mbahas HS dan lebih akurat serta aktual pembahasannya. So, blog ini memang ga pernah membahas tentang itu. Tapi? Kenapa tiba2 aku ingin nulis tentang kontroversi full HS n semi HS ya?

Ini sekedar suara hati kok, opini pribadi…

Sedikit mengikuti perdebatan 2 istilah tadi, ada beberapa opini yang aku kumpulin (ga semua disebutin biar ga kepanjangan, moal-moal…). Diantaranya: Baca lebih lanjut

Standar Kompetensi Belajar Anak Usia… (Ahmad) -bagian 2-


2. FIQH-IBADAH

Tujuan:

Anak mengenal rukun islam, mengetahui praktek macam-macam ibadah, dan melatih anak terbiasa melakukan amal-amal ibadah yang wajib maupun sunnah

No Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Penilaian
BM K C B SB
1 Mengenal rukun islam 1. Menghapal rukun islam
2. Mengetahui bahwa dalam islam terdapat rukun-rukun agama yang merupakan pokok amal yang terbesar dalam islam
2 Mengenal kesucian dan terbiasa hidup bersih dan sehat 1. Membedakan antara bersih dan kotor
2. Menjaga kebersihan badan, pakaian, rumah, dan lingkungan
3. Membedakan antara suci dan najis
4. Mengetahui air yang bersih, sehat, suci, dan najis
5. Mengetahui hal-hal yang termasuk najis
6. Membersihkan najis (istinja/cebok), dan hal-hal yang dianggap najis dan kotor dengan air yang suci
3 Mengenal wudhu 1. Mengetahui macam-macam air yang bisa digunakan untuk wudhu
2. Mempraktekkan tatacara wudhu
3. Menghapal doa sebelum dan setelah wudhu
4 Mengenal adzan dan iqomah 1. Mengetahui bahwa adzan adalah panggilan untuk sholat
2. Mengetahui bacaan yang dilafadzkan ketika adzan dan iqomah
3. Menghapal bacaan adzan dan iqomah serta mempraktekkannya
4. Menghapal doa setelah adzan
5 Mengenal tayammum 1. Mengetahui sebab/ alasan bertayammum
2. Mengetahui tatacara bertayammum
6 Mengenal sholat wajib 5 waktu 1. Menyebut kan nama-nama sholat fardhu
2. Menyebutkan bilangan rakaat sholat fardhu
3. Menyebutkan waktu-waktu sholat fardhu
4. Menghapal doa-doa/bacaan sholat
5. Mengetahui tatacara gerakan sholat
6. Memperagakan gerakan sholat beserta bacaannya (dan menserasikan keduanya -antara bacaan dan gerakan-)
7. Membiasakan ikut sholat jamaah di masjid
8. Membiasakan mengerjakan sholat 5 waktu di rumah
9. Menghapal dan melafadzkan doa dan dzikir setelah sholat (termasuk ayat kursi)
10. Mengenal macam-macam sholat sunnah
7 Mengenal puasa ramadhan 1. Mengenal macam-macam puasa dan menyebutkannya (wajib dan sunnah)
2. Mengetahui adab-adab berpuasa (hal-hal yang membatalkannya)
3. Mengetahui waktu sahur dan berbuka
4. Melatih ikut sahur dan buka puasa bersama orangtua
5. Berlatih puasa
6. Mengetahui keutamaan orang yang berpuasa
8 Mengenal zakat, infaq, dan shadaqah 1. Mengetahui pengertian zakat, infaq, dan shadaqah
2. Mengenal macam-macam zakat
3. Mengetahui orang-orang yang berhak menerima zakat
4. Membiasakan diri memberi infaq dan shadaqah
5. Mengetahui keutamaan memberi infaq dan shadaqah
9 Mengenal hari raya idul fithri dan idul adha 1. Mengenal macam-macam hari raya umat islam (hari jum’at, idul fithri, dan idul adha)
2. Mengenal tatacara sholat ‘id
3. Menghapal bacaan takbir ketika hari raya
4. Mengetahui adab-adab menyambut hari raya
5. Melaksanakan sholat ‘id bersama di tanah lapang
6. Mengenal keutamaan berkurban
7. Membiasakan selalu berkurban setiap tahun (jika mampu)
10 Mengenal ibadah haji 1. Mengenal tentang ibadah umroh dan haji
2. Mengenal keutamaan ibadah umroh dan haji
3. Mengetahui tempat dilaksanakannya ibadah umroh dan haji
4. Mengenal ibadah-ibadah yang dilakukan ketika umroh dan haji
5. Menghapalkan kalimat talbiyah

Tautan untuk berkas:

* Bersambung…..

Standar Kompetensi Belajar Anak Usia…. (Ahmad) -bagian 1-


Sebenarnya sudah lama hendak menyusun acuan kompetensi dasar yang sebaiknya diberikan pada ahmad. Kenapa tidak jadi-jadi? Karena ternyata mengejawantahkan ide pembelajaran itu lebih mudah ke praktek nyata. Dengan kata lain, aku sulit menuangkannya dalam bagan dan kata-kata yang sistematis (alias merasa ribet). Tapi ternyata, setelah apa yang telah kuberikan pada ahmad, dari proses, sampai hasil sederhana yang kini kami peroleh itulah kemudian malah bisa dirangkum menjadi beberapa point di bawah ini. Dengan mengacu pada buku panduan TKIP al Madinah Surakarta, kurikulum TK Bin Baz, beberapa hal yang kami peroleh dari TK An Najiyah, beberapa buku aqidah, fiqh, shirah, buku-buku panduan pendidikan anak, dll buku yang kami miliki, informasi mengenai homeschooling, beserta pengalaman pribadi, maka jadilah kurikulum sederhana ini. Tentunya masih banyak kekurangan, dan masih banyak yang perlu orangtua kembangkan pada saat mempraktekkannya. Semoga kelak menjadi bekal ketika anak kita dewasa.

1. AQIDAH

Tujuan:

Anak dapat mengenal Allah dan meyakini adanya Allah, rububiyahNya, uluhiyahNya, dan asma wa sifatNya, melalui pengenalan terhadap kalimat tauhid, kalimat thayyibah, dan rukun iman

No.

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

Penilaian

BM

K

C

B

SB

1 Mengetahui 3 landasan aqidah 1. Mengetahui dimana Allah?
2. Mengetahui siapa Rabbmu?
3. Mengetahui siapa Nabimu?
4. Mengetahui apa agamamu?
5. Mengetahui apa kitab sucimu?
6. Menyebutkan macam-macam ciptaan Allah
7. Menyebutkan beberapa nama dan sifat Allah
8. Mengetahui bahwa manusia wajib beribadah hanya pada Allah
9. Mengetahui bahwa manusia wajib mentaati dan mencontoh Rasulullah
10. Mengetahui bahwa tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah
11. Mengetahui bahwa tidak ada contoh (panutan) yang paling baik kecuali Rasulullah
12. Mengetahui bahwa agama yang benar adalah islam
2 Mengetahui kalimat tauhid 1. Melafadzkan kalimat “laa ilaaha illallah”
2. Melafadzkan kalimat syahadatain
3. Mengetahui makna kalimat “laa ilaaha illallah”
4. Mengetahui makna syahadatain
5. Menunjukkan contoh sesembahan yang bathil selain Allah
5. Menunjukkan contoh panutan yang bathil selain Rasulullah
3 Mengetahui kalimat-kalimat thayyibah 1. Menghapalkan kalimat thayyibah: syahadat, ta’awudz, basmalah, tahlil, tahmid, takbir, tasbih, istirja’ dan terbiasa mengucapkannya
2. Mengetahui makna kalimat thayyibah: syahadat, ta’awudz, basmalah, tahlil, tahmid, takbir, tasbih, istirja’
3. Menunjukkan ciptaan Allah yang indah, besar, dan mengagumkan
4. Mengungkapkan perasaan dengan mengucapkan kalimat thayyibah
5. Membiasakan mengucapkan basmallah ketika hendak melakukan kegiatan
6. Membiasakan mengucapkan kalimat istirja’ ketika jatuh, atau mendapatkan musibah
7. Membiasakan mengucapkan kalimat tahmid ketika mendapat nikmat/rahmat Allah
8. Membiasakan mengucapkan kalimat tasbih ketika melihat sesuatu yang megagumkan
4 Mengenal rukun iman 1. Menghapal rukun iman
2. Mengetahui arti malaikat, Rasul/nabi, hari kiamat, dan takdir
3. Mengetahui macam-macam tauhid (rububiyah, uluhiyah, asma wa sifat)
4. Menyebutkan nama-nama malaikat dan tugasnya
5. Mengetahui sifat/ciri-ciri malaikat
6. Menyebutkan nama-nama Nabi dan mengetahui tugasnya
7. Menyebutkan nama-nama kitab Allah yang diturunkan pada NabiNya
8. Mengenal kejadian hari kiamat dan mengetahui tanda-tandanya
9. Mengenal tentang surga dan neraka, pahala dan dosa
10. Mengetahui sebab-sebab yang bisa mengantarkan ke surga dan neraka
11. Mengenal iman kepada takdir yang baik dan buruk dan menunjukkan dalam contoh kehidupan nyata
12. Mengenal hal-hal dan kisah-kisah penyubur iman
5 Mengenal Allah melalui nama dan sifat 1. Mengetahui nama dan sifat Allah dari al qur’an dan hadits shahih
2. Menghapalkan nama dan sifat Allah beserta artinya
3. Menunjukkan contoh sederhana bahwa Allah memiliki sifat Ar Rahman, Ar Rahim, As Sami’, Al Bashir, Al ‘Aziz, Al Hakim, Al Kholiq, Al ‘Alim, Ar Roziq, Al Ghoniy, dll
4. Menggunakan nama dan sifat Allah dalam doa

Keterangan:

BM : Belum Muncul

K : Kurang

C : Cukup

B : Baik

SB : Sangat Baik

Penilaian tersebut dimaksudkan untuk memudahkan evaluasi, apakah anak sudah cukup menyerap informasi dan pelajaran yang kita sampaikan, memahami, dan mempraktekkannya ataukah belum. Jadi jika di tahun pertama belum memberikan hasil yang baik, akan terus dilanjutkan di tahun berikutnya. Terus demikian, hingga jadilah ilmu itu amaliyah… itulah tujuan utamanya. Amin, amin.

Patokannya dimulai sejak usia berapa ya? Nah, bingung tho… Maklum, selama ini mengajar dan mendidik lebih banyak pakai “insting”. Kalau aku sih sah-sah saja apakah mau mengenalkannya sejak lahir, sejak bayi, sejak balita, pokoknya tidak ada kata terlambat. Semua bisa diaplikasikan pada semua jenjang usia, hanya beda caranya. Yang parah, kalau sampai tidak pernah kita kenalkan sama sekali. Nanti di akhirat, yang “ditanya” tentang anak-anak kita bukanlah guru2nya di sekolah, bukan ustadz2nya, tapi kedua orangtuanya. 

 

  • Bersambung…..

Jangan Pegang Laptop


Waktu baca postingan siska, sambil ngintip obrolan ibu2, aku ketawa2 sendiri. Kalo boleh tarik kesimpulan, sebenarnya ibu2 ini kepingin punya hari istimewa bersama suami (dan anak2 bagi yang sudah punya anak). Kalo hari libur, maunya benda2 seperti lap top, komputer, BB, android, ahh segala macam gadget deh, pokoknya tinggalin. Tuh, bersyukur loh ga punya gadget macem2. Kalo bisa nikmatin hari libur tsb bersama keluarga, jalan2, makan2, liburan, atau kegiatan apa aja lah yang menyenangkan dan melupakan sejenak dari rutinitas ibu2 yang melelahkan (hehe, bapak2 juga lelah sebenarnya, makanya ganti suasana biar lelahnya hilang) Baca lebih lanjut