Aku mau sekolah rumah saja


Sudah beberapa hari ini, seorang ibu menikmati kehidupan “normal” dengan anaknya. Hari-hari normal yang seharusnya kujalani bersama ahmad, tidak hanya sekarang ini saja, tapi selamanya sepanjang aku bisa. Aku jadi tahu seberapa lancar dan fasih dia membaca iqro, aku jadi tahu seberapa bagus dia menghapal, aku jadi tahu bagaimana perkembangan latihan sholatnya, aku jadi tahu seberapa kemampuan menulisnya, aku jadi tahu seberapa besar minat bacanya, aku jadi tahu seberapa tinggi khayalannya, aku jadi tahu seberapa bagus daya kreatifitasnya, aku jadi tahu apa saja yang benar-benar sedang diminatinya, aku jadi tahu apa saja yang membuat dia betah belajar, aku jadi tahu apa saja yang tidak dia sukai ketika belajar, aku jadi tahu bagaimana cara memecahkan persoalanku dengannya, aku jadi tahu bagaimana seharusnya aku menghargai dirinya yang telah berjuang menjadi anak baik untuk dirinya sendiri dan untuk kedua orang tuanya, aku jadi tahu kenapa dia mau selalu bersamaku dan kenapa aku selalu betah bersamanya….

Dia berkata padaku, berulang kali, “ahmad mau sekolah rumah aja”, sambil mata berkaca-kaca. Bahkan jari mungilnya sudah bisa menuliskan pesan di papan tulisnya, “ummilupaterus”, tanpa kubantu mengejanya…

*pagi hari sambil beberes*

9 thoughts on “Aku mau sekolah rumah saja

  1. Assalämualaykum. Slm kenal,ana dr sidoarjo. Senang skali ktmu blog ini, bnyk pelajrn brharga yg bs ana terapkan k naufal 3,5 th & ahmad 1,5 th. Btw,ank ant umur brp um?

  2. @ ummu naufal
    wa’alaykumussalam
    insyaallah november besok ahmad 5 th. ada ahmad lagi nih rupanya…
    senang berkenalan dg ummu naufal.

  3. @ ummuyusuf

    insyaallah bisa… didoain deh…
    eh, habis imunisasi td, aku ngobrol dg tetangga. beliau ibu2 dg 1 anak yg masih umur 3 th-an, kuprediksi usia beliau kurleb 35-40 th.
    beliau cerita, baruu aja keluar kerja (ga ngantor lg), mau ngurus anak aja katanya. bayangkan, dah 18 th bekerja, akhirnya terpikir jg buat “bekerja di rumah”.
    dan emang selain ngurus anak, beliau kerja sambilan bikin2 kue, dititip di toko, eh kebledukan oven coba… yah, namanya musibah
    tp dah mau sembuh alhamdulillah, dan salut deh, pantang menyerah, masih tetep bikin kue pokoknya dah.

    * teteh kalo mo ngopen2 ati2 ya*
    ^^

  4. Assalamualaykum umm..lam kenal ya, ..oh ya,numpang curhat juga anakku 31 desmbr ni insyaalloh genap 5 th tp skr sring gakmau sekolah mmg sih mulanya dia sring sakit tp akirnya kebablasan jd sring gk masuk.tp alhmdulillaah nya meski tdk masuk,dia rajin belajar,menulis,menggambar,mewarnai,dan hafalan surat2 pendek, doa2 n hadist yg diajarkan bu gurunya…n skr alhmdllh sdh bs baca meski masih tertatih/lm lancar bgt.tp kl ikut tpa sore di masjid dia rajin(mgk krn sy yg ngajar ya,he2) kl homeschooling tuh gmn sih umm,beaya skitar brp….apa itu baek bt perkembangan anak…Jazakillaah khoir.wassalam

  5. @Yekti
    Wa’alaykumussalam
    Mungkin bisa dibaca-baca dulu artikel tentang homeschooling atau home education (madrasah keluarga – jika pakai kata school/sekolah khawatir seperti memindah sekolah ke rumah). Soal biaya, bisa gratis (gratis betulan) – karena yang ngajar kita dengan bahan-bahan yang ada di sekitar kita, bisa juga sangat mahal jika kita beli semua yang kita anggap kita butuhkan. Kemudian bagi perkembangan anak, tergantung dari kacamata siapa yang memandangnya. Minimalnya kita selalu mengetahui perkembangan anak kita dibandingkan ketika anak kita di sekolah dimana tidak semua hal yang terjadi di sekolah kita ketahui.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s