Jawablah pertanyaan ahmad, ya mi!


Ya allah… ampun… dikasih soal2 sama ahmad ga bisa jawab lengkap. “Mi, sebutkan 14 pembatal keislaman!”.. sampe dipancing2 baru bisa jawab…haha… ngisin-ngisini tho??? Sampe ahmad komentar, “haduuh ummi, ga tau pun! Ckckckck”. Padahal dia jg baca buku.. ga hapal. haha..

Terus, ada lagi soal yang rada vulgar, “coba mi, sebutkan cara2 membersihkan diri ketika haidh!”… gubrakkksss!!!! Kok bacanya bab itu sih???

Terus si dosen ganti pelajaran, “sebutkan nama buah2an, sayur2an, dan juga lauk pauk!” Harus sama persis seperti yg di buku. Tobaaaat…dosennya kejam, hahaha…

Jaman sekarang kebalik2 ya… ibunya mau ngajari anaknya, ngasih pertanyaan, eh dibalik… orangtuanya yang dikasih tebak2an… kalo ga bisa jawab bisa jadi alasan, kalau nanti dia dikasih soal tapi ga bisa jawab gapapa kan lha wong umminya juga ga bisa jawab?!

Belajar matematika di warung soto


Kami sekarang punya langganan rumah makan lumayan enak. Soto kudus… meskipun mereknya soto kudus tapi yang punya orang kebumen. Masih tetangga kampung.

Dari sisi rasa ga identik dengan soto kebumen. Pantes lah disebut soto kudus… karena meskipun yang punya orang kebumen tapi yang meracik bumbu orang “nDemak”… pake “n” ya, biar sensasi pengucapannya pas…ndemak…Hehe…

Sudah 2x kami makan disitu. Sengaja ga dibawa pulang biar rasanya lebih enak. Hehe…

Pas kedua kalinya kami makan disitu, ahmad lihat-lihat harganya… dan dia ngitung habis berapa kami makan. Soto nasi campur 10000, soto nasi pisah 11000, pelengkapnya perkedel 1500, sate telor puyuh 2500, sate paru 2×2500, es jeruk 2×6000, kerupuk 1000. Dengan bantuan abi, ahmad berhasil ngitung habisnya 43000… yeah…. tumben bener ngitungnya… pake lima ratusan segala kan rada mbulet…

Ahmad belajar matematika di warung soto…kkkk

Lalat tsetse afrika


Ngomong-ngomong soal lalat nih….Lalat ada berbagai jenis dan ada dimana-mana. Mereka mempunyai sepasang sayap untuk terbang. Sayap belakangnya yang kecil hanya untuk menjaga keseimbangan. Lalat membantu penyerbukan tumbuhan dengan cara membawa serbuk sari dari satu bunga ke bunga lainnya. Namun ada juga lalat yang membawa penyakit.

Berikut ini beberapa macam lalat:

# Lalat apung atau lalat bunga
Disebut demikian karena sering terbang melayang di sekeliling bunga. Garis di tubuhnya mirip dengan tawon

# Lalat hijau dan lalat rumah
Mereka memakan semua jenis makanan. Mereka punya indera perasa di kaki mereka yang membantu mereka apakah makanan itu bisa dimakan.

# Lalat tsetse afrika
Lalat ini membawa penyakit tidur. Mereka menyebarkan penyakit dari hewan liar ke manusia dan ternak dengan cara mnnggigit dan menghisap darah korbannya.

# Lalat kotoran
Seperti semua lalat lainnya, dia memulai hidup sebagai larva yang hidup di dalam kotoran hewan. Mereka memakan dan menghabiskan kotoran tersebut… *hiii…. jijiknya*

Ternyata benar kata ahmad, ada lalat yang bisa menyebabkan penyakit tidur. Tapi insyaallah umminya ahmad lagi hobi tidur bukan karena gigitan lalat Tsetse ini, apalagi lalatnya jauh-jauh datang dari afrika, tapi karena memang bawaan bayi… hehe… *alibi*

Anak-anak memang tajam ya ingatannya… kirain waktu ahmad “ngata-ngatain” umminya tidur mulu karena digigit lalat ahmad ngomong sembarangan. Ternyata dia tahu fakta lalat penyebab penyakit tidur dari sebuah ensiklopedi..

Informasi lalat ini diperoleh dari sumber:
Ensiklopedia Mini (erlangga for kids), halalaman 220

Sedihnya lebaran di rantau


Lebaran hari ke-sekian, mbah uti nelpon ahmad…

Ahmad: “mbah, ahmad sedih lebaran ga mudik, ga ada yang ngunjungi”

Mbahnya: “terus?”

Ahmad: “Jadi kuenya dimakan sendiri”

Hahaha….. (terdengar tawa riuh di seberang sana)

***

*umminya dah serius dengerin telponnya, kirain bakal ada cerita yang mengharukan, ternyata….*

Berpikir logis ala anak-anak


Pernah dengar kalau anak kecil itu sebaiknya ditekankan untuk lebih banyak menghapal, bukan lebih banyak berpikir logis??. Karena usia kecil ketajaman hapalan anak-anak sangat bagus, maka sangat baik untuk diberikan porsi menghapal lebih banyak. Sedangkan untuk berpikir logis itu alami sesuai dengan perkembangan usia.

Tapi herannya ahmad… dia lebih mudah berpikir logis dan rada malas menghapal. Hehe… Kalau anak malas ngapal, jangan komplain anaknya dong, salahkan orangtuanya! Hehehe….

Sudah satu paket, apapun keadaan ahmad kami terima dengan senang hati alhamdulillah… Kelebihan dan kekurangannya. Lha wong orangtuanya juga begini banyak kekurangannya…

Akhir2 ini, ahmad makin bervariasi pertanyaannya, seiring dengan level berpikir logisnya… sayang sekali ga saya catat apa saja pertanyaan2nya. Padahal banyak yang belum terjawab.

Contohnya:  bijaksana itu apa sih mi?
(Hehe, bingung saya jelasinnya)

Pertanyaan2 dadakan sering terlontar saat menjelang tidur. Kayaknya, dalam keadaan mau tidur itu memorinya mereview kembali apa yang pernah dia baca, alami, dengar, dan temui… Ketika ada sesuatu yang mengganjal dia pun baru teringat untuk bertanya. Kalau rasa penasarannya terjawab, barangkali dia bisa tidur nyenyak… hehe.

Seperti halnya anak2 pada umumnya, ahmad juga bisa menarik silogisme dari premis2 yang dia temui. Seperti misalnya, ketika umminya tidur terus (maklum, bawaan hamil, ngantuk aja bawaannya, hehe membela diri), ahmad menyimpulkan, “jangan2 ummi kena penyakit tidur nih, soalnya ada lalat yang kalau menggigit jadi tidur terus”. Hahaha…. silogisme yang konyol!!! Entahlah dia baca dari mana fakta itu. Katanya dari salah satu ensiklopedi, tapi dia pun ga begitu yakin. Makanya dengan rendah hati dia bilang, “maaf ya mi, kalau ahmad salah ingat”. Hahaha…. dia kawatir salah vonis tuh!

Atau yg ini: dia berpikir ketika umminya melahirkan, otomatis umminya akan sibuk mengurus adek bayi, sehingga ga ada yang mengurus ahmad. Jd dia membuat silogisme “sebaiknya abi cari istri baru, biar ummi ngurus adek bayi, ummi baru ngurus ahmad”. Ini silogisme yang menguntungkan abinya tentunya, dan menyengsarakan batin umminya… hahaha… *kayaknya abinya ahmad masih mikir 1150x utk poligami*

Begitulah sedikit contoh konyolnya pikiran2 logis ahmad…

Jadi, temans…. kalau anda ingin anak anda tidak berpikiran konyol seperti ahmad, sebaiknya ajarilah menghapal sebanyak2nya…*senyum*

Masih seperti yang dulu…


Eleuh… kaya judul lagu. Ini tentang ahmad. Ya, ahmad memang masih seperti yang dulu. Masih kecil mungil badannya, masih ngulang2 juz 30 hapalannya… hahaha…*parah kalau ini*

Ga papa. Sekarang lagi jalanin program abi, hapalin 3 baris sehari. Kalau satu halaman 15 baris, berarti 5 hari 1 halaman. Anggap saja 1 halaman 1 minggu. 1 juz ada 10 lembar atau 20 halaman. Berarti 1 juz butuh 20 minggu atau 5 bulan. Berarti setahun 2 juz. Lulus SD kalau bisa hapal 12 juz, syukur2 15 juz. Lulus SMP moga2 hapal 30 juz. Halah…. ngimpi….!!! Aamiin… Doa gitu lho!!! moga2 lancar dan umminya (dan abinya) juga serius.

Ngomong2 soal “masih seperti yang dulu”, memang begitulah adanya ahmad. Meskipun ahmad hampir 7 th, ahmad masih polos dan lugu seperti dulu. Masih cerewet, masih suka ngeyel (hehe), masih suka cerita, masih tidur sama umminya, masih dibantuin segala macamnya…

Ahmad masih suka baca, alhamdulillah. Majalah baru ga sampai 1 hari habis dibacanya… dia ngeluh karena buku kisah semua sudah dibacanya *pengakuannya*, ngeluh karena ga ada majalah dan buku-baru.  Dia masih suka berteman. Merana rasanya sehari ga keluar main sama teman-temannya. Masih suka di depan komputer. Porsi di depan komputer, di depan tablet, dan ngenet masih terlalu banyak. Jangan salahkan umminya, tapi abinya! Hahaha…. *piss, abi!*

Yang jelas, ahmad masih mau HS. Alhamdulillah… semoga program ini selalu seiya sekata… jadi lebih mudah bagi kami untuk melaluinya…

Belajar merangkak…..


Beberapa bulan ini HS kami tak tentu arah. Seperti tips nomor 8, adakalanya HS itu naik turun. Maka solusinya adalah mencari penyebabnya dan memperbaikinya

1. Sibuk pindahan

Sebelum pindahan ke cibinong, kami memang dipenuhi banyak kesibukan. Sudah pindah, masih sibuk beberes. Sudah selese beberes, harusnya sudah tidak ada alasan terlalu sibuk untuk melanjutkan HS kan? hehe

2. Hamil

Persis sebelum pindahan, qadarallah saya hamil. Kayaknya ini hadiah pindahan. Abinya ahmad memang naik jabatan, tapi sejatinya itu bukan hadiah, melainkan musibah. Hadiah yang sebenarnya adalah kehamilan ke-5 saya ini…(moga2 kali ini sehat, lancar, lahir selamat).  Mual2, mabok, sakit-sakitan, sampai ambruk… Boro2 mikirin HS, anak anteng ga rewel sudah sangat membantu… Sekarang sudah usia 3 bln, keluhan2 sudah berkurang, badan juga mulai sehat, makan sudah mulai enak. Jadi ga ada alasan untuk tidak bersemangat HS kan? Hahaha…. *nyindir diri sendiri*

3. Suami sibuk

Beberapa waktu sebelum pindahan suami sibuk ngejar thesis, juga sibuk ngurusi tender, n calon kantor baru di cibinong. Sampai ga sempat bercanda… apalagi membantu istri (dlm hal ngurusi HSnya ahmad)…. *ah yang bener???* Hahaha….

4. Sakit-sakitan

Qadarallah beberapa waktu akhir2 ini ahmad lumayan sering sakit-sakitan. Demam, batuk, pilek, sakit perut, ga enak badan… sakit sedikit saja ahmad bisa libur beberapa lama. Kebanyakan liburnya daripada belajarnya… hehe…

Sekarang, kami ibarat belajar merangkak… kalau sudah kuat semoga bisa bediri, berjalan, dan berlari…